Tak ada yang bisa disesali
Tak ada yang boleh disesali
Walaupun bisikan bertubi di telingaku
Aku tak bisa menyesali
Aku tak bisa lagi memungut pecahan kaca
Yang berserak entah ke mana
Tak bisa kurangkai semuanya
Karena tak sedikit yang hilang
Aku telah menjatuhkan gelas itu
Dan aku tak bisa menggantinya
Tapi aku juga tak bisa membuangnya
Dan aku mulai disuguhi gelas gelas kaca yang cantik lagi...
Teman... tahukah kalian? Aku tak berani lagi memegang gelas kaca...
Aku takut akan memecahkannya lagi
Biarkan aku memandangnya dari jauh
Walau aku sangat ingin memilikinya
Karena aku tak mampu menjaganya
Aku tak mampu memolesnya
Aku tak mampu mengindari kaca beningnya dari goresan
Teman... jangan lagi kau beri aku gelas kaca yang cantik
Biarkan aku menyimpan gelas kacaku yang dulu yang telah pecah... aku tetap menyimpannya, walau aku tak dapat lagi membentuknya
Teman... jangan beri aku gelas kaca yang baru
Sebab aku takut tanganku terlalu kuat memegangnya, dan memecahkannya dalam genggamanku.
No comments:
Post a Comment