Friday, January 27, 2006

Jalan-Jalan 1

Saya suka jalan-jalan...bagi saya jalan-jalan ke beberapa tempat yang belum saya kunjungi adalah salah satu bentuk belajar. Oleh karena itu selama satu setengah tahun belajar di Jepang, saya sempatkan juga melacong ke beberapa tempat yang selama ini hanya saya lihat di televisi atau majalah. Tentu saja tidak bisa dengan gaya yang mewah, sebab beasiswa yang saya terima tidak akan cukup untuk menutupi biaya menginap di hotel Holiday Inn di Tokyo. Biaya hidup di Jepang sangat mahal, tercatat sebagai yang tertinggi di dunia. Satu malam menginap di hotel bertaraf standard saja akan menghabiskan Yen 5000 (sama dengan Rp 500,000.-). Celakanya biaya dihitung per orang, bukan per kamar seperti di Indonesia. Belum lagi biaya trasportasinya.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menekan biaya akomodasi (yang sering saya lakukan);
  1. Menghubungi beberapa kenalan (baik yang asing maupun Indonesia). Biasanya mereka tidak akan keberatan menampung satu orang tamu. Rata-rata teman saya tinggal di apartement yang berukuran mini, jadi sulit untuk menampung lebih dari satu orang.
  2. Kakak saya lebih nekat lagi. Kalau saya hanya berani menghubungi orang yang dikenal, maka dia akan berani menghubungi pihak yang tidak dikenalnya sama sekali. Salah satunya adalah PPI (organisasi Persatuan Pelajar Indonesia di luar negeri). Pengalamannya waktu di Eropa adalah menghubungi beberapa PPI yang ada di sana meminta kesedian mereka menerima beberapa mahasiswa Indonesia yang akan berkunjung...jalan-jalan maksudnya. Rasa persaudaraan memang terasa kuat waktu kita di rantau, sehingga beberapa anggota PPI di sana bersedia menyediakan ruangan untuk rombongannya. Akhirnya mereka justru kelebihan kamar....gratis pula.
  3. Kalau penginapan gratis tidak bisa didapatkan apa boleh buat penginapan komersil lah yang menjadi tujuan akhir. Teman saya terkaget-kaget waktu mengetahui saya hanya membayar Yen 1800 permalam untuk menginap di pusat kota Tokyo. Karena berada di pusat kota, maka biaya transportasinya pun murah, sehingga total pengeluaran saya sangat kecil dibandingkan dengan cara yang standar. Tentu tidak semewah hotel Ibis atau Grand Melia yang ada di Jakarta, melainkan penginapan sederhana yang ditujukan untuk para backpackers.

Silahkan temukan beberapa pilihan Penginapan Murah. Anda tinggal memilih tempat tujuan (berlaku untuk seluruh negara di dunia), dan informasi waktu penginapan dibutuhkan. Kamar dapat dipesan secara online, yang artinya pembayaran dilakukan dengan credit card. Jangan berkecil hati bagi yang tidak memiliki credit card. Begitu membuka link-link penginapan yang tertera di dalamnya biasanya mereka menyediakan no telepon, fax atau alamat email. Kalau semua informasi itu tidak ada juga, tinggal salin nama penginapan tersebut dan pindahkan ke mesin pencari (Google atau Yahoo). Karena biasanya penginapan-penginapan tersebut memiliki website sendiri.

Selamat mencoba...

No comments: